JEJAK SEJARAH DIRGANTARA DI INDONESIA
Pada bulan Juli
tahun 2019 saya mengunjungi Museum Pusat TNI AU "Dirgantara
Mandala" yang berada di Yogyakarta. Museum tersebut diibentuk oleh TNI
Angkatan Udara dan berisikan benda-benda koleksi sejarah yang sebagian besarnya
berupa pesawat terbang yang pernah digunakan di lingkungan TNI AU, diantaranya
:
·
Pesawat Ki-43 buatan
Jepang
·
Pesawat PBY-5A (Catalina).
·
Replika pesawat WEL-I RI-X (pesawat
pertama hasil produksi Indonesia)
·
Pesawat A6M5 Zero Sen
buatan Jepang.
·
Pesawat pembom B-25 Mitchell, B-26 Invader, TU-16 Badger.
·
Helikopter Hillier 360
buatan AS.
·
Pesawat P-51 Mustang buatan AS.
·
Pesawat KY51 Cureng buatan
Jepang.
·
Replika pesawat Glider Kampret buatan
Indonesia.
·
Pesawat TS-8 Dies buatan
AS.
·
Pesawat Lavochkin
La-11, Mig-15, MiG-17 dan MiG-21 buatan Russia.
·
Rudal SA-75
·
Pakaian Dinas Upacara
(PDU)
·
Pakaian Dinas Harian
(PDH) warna biru telor asin dan bawahan biru tua
·
Pakai Dinas Pesiar (PDP)
·
Pakaian Dinas Lapangan
(PDL) dengan army look dengan warna biru loreng
·
Pakaian Dinas Drumband
(PDD)
·
Pakaian Olahraga (POR).
Ketika berada di museum itu saya pun menaiki
pesawat DC-3 Dakota yang pernah bertugas mengantarkan Presiden Soekarno dan Wakil
Presiden Mohammad Hatta pada tahun 1949 dari Jakarta menuju ke Yogyakarta.
Di depan museum ada empat patung tokoh perintis
TNI-AU, yaitu Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda
Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, Marsekal Muda Anumerta Abdul Halim
Perdanakusuma, dan Marsekal Muda Anumerta Iswahjudi.
Saya tidak berencana untuk menjadi seorang tentara TNI AU namun saya turut bangga memiliki tentara TNI AU yang melindungi wilayah dirgantara Indonesia yang begitu luas dari ancaman bahaya. Semoga TNI AU selalu jaya.
Komentar
Posting Komentar